Minggu, 18 Februari 2018

Orang Tua

Orang tua mana yang ingin anaknya sengsara?

Orang tua mana yang ingin anaknya merasakan susah?

Saya rasa tidak ada.

Saya rasa,

hanya orang - tua yang tidak merasa punya anak,

yang bisa 'melihat' anaknya seperti itu.

Prespektif.

Semua orang tua pasti punya pandangan masing-masing.

Bagaimana cara beliau-beliau mendidik,

mengajarkan,

menasehati tiap-tiap anaknya.

Tapi terkadang 'posisi' orang tua menjadi 'kekuatan tersendiri'

Untuk memenuhi egonya yang terkadang salah.

Bahkan fatal.

Terkadang.

Banyak anak-anaknya harus 'menelan' ego dari orang tua.
Kamu belum ngerasain jadi orang tua gimana?
Kamu belum tau punya anak gimana?! 
Pada dasarnya,

anak yang sudah dewasa,

setidaknya dia sudah bisa 'merasakan' menjadi orang tua.

Terkadang ego anak pun ada.

Mayoritas ego realitanya.

Terkadang pula,

orang tua sering 'menyalahkan' pemikiran anak tersebut.

Dianggap tidak menghormati.

Kembali lagi pada hukum alam.

Bila kamu ingin dihormati, hormatilah orang lain.

Terlepas konteks apa pun.

Hargai anakmu berpendapat.

Hormati hak anakmu untuk mengetahui ego apa yang kau takutkan.

Dalam agama saya, bagaimana pun orang tua 'dianggap' benar.

Saya setuju.

Tapi apakah orang tua tidak ingin mencoba untuk memahami,

sisi anak yang dianggap 'benar'?

Tapi apakah anak harus jadi 'korban' keegoisan orang tua berdasarkan restu?